Rakornas JSIT Indonesia 2019 – JSIT Launching 13 Program dan Produk

0 30

Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia melaunching 13 program dan produk, Minggu (08/12). Semua itu adalah karya yang dihasilkan oleh 84 Pengurus Pusat JSIT Indonesia.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian agenda dari Rapat Koordinasi (Rakor) Nasional JSIT Indonesia yang digelar selama 2 hari di Swiss-Belhotel Airport Jakarta, Jalan Husein Sastranegara Kavling 1, Benda Bandara Soekarno – Hatta, Tangerang, Banten.

Dalam keterangan yang diterima Radar Depok, Ketua Umum JSIT Indoensia, Mohammad Zahri mengatakan, program dan produk tersebut meliputi launching aplikasi untuk pendaftaran dan borongin.com sebagai aplikasi pengembangan usaha JSIT Indonesia. Lanjut lagi ada peluncuran program umrah bersama. Lalu ada juga pengembangan tentang mutu pendidikan dengan Program Pusdiklat dan Paket Diklat JSIT.

Tidak hanya itu saja ada juga launching metode baca Alquran Terpadu, Manajemen Operasional Bina Pribadi Islami. Ada juga program kesehatan, yakni senam untuk pendidikan anak usia dini. Sedangkan untuk guru TK ada modul yang berbasis pada capaian perkembangan yang kreatif.

“Kami juga ada program dan produk untuk orang tua, yakni buku petunjuk pelaksanaan pemberdayaan orangtua. Ada juga program kerjasama antara JSIT dengan Lembaga Manajemen Infak (LMI), dan ad juga Juklak yang kerjasama dengan Internasional anggota berlisensi A. Ada juga program penduan pengelolaan sekolah inklusi, dan yang terakhir ada buku Tematik Terpadu tahun pelajaran 2019-2020,” terangnya.

Zahri menjelaskan, kegiatan tersebut digelar untuk memberikan dorongan pada seluruh pengurus dan anggota, agar terus meningkatakan kinerjanya dengan menghasilkan karya-karya nyata di bidang pendidikan. Selainitu juga untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) strategis yang memiliki ketakwaan pada Allah SWT, memiliki ilmu dan skil yang sesuai dengan perkembangan zaman.

“Hal ini adalah langkah konkret sebagai program strategis dalam menghadapi tantangan yang dihadapi JSIT ke depan, baik karena memasuki era milineal juga tantangan terhadap pertumbungan dan perkembangan Sekolah Islam Terpadu,”_ imbuhnya.

Rakornas tersebut diikuti oleh 175 peserta, meliputi 78 pengurus pusat JSIT Indonesia, 63 Pengurus Wilayah di 34 provinsi di Indonesia, dan 27 pengurus wilayah bidang sosial kemanusiaan, dan juga dihadiri tujuh Dewan Pembina JSIT Indonesia.

 

Editor : Pebri Mulya
sumber : http://radardepok.com/

Comments
Loading...